Kata yang Patut Diwaspadasi Saat Janjian dengan Seseorang

Kami kerap dikecewakan dengan janji banyak orang dari kawan hingga pedagang. Ketika kami hendak mengambil baju di tukang jahit, ketika kami janjian mau berangkat bareng, hingga janjian dengan orang dari institusi pemerintahan. Singkatnya  begitu sulit untuk memegang perkataan seseorang. Nah jika kalian janjian dengan siapapun, nampaknya ada kata-kata yang harus dicurigai. Kata-kata yang sepertinya meyakinkan namun sebenarnya asal jeplak saja. Nah kira-kira ini kata yang harus diwaspadai ketika kaian bejanji dengan seseorang:

  • OK deh.  Nah kata ini harus dicuragai karena biasanya tidak menunjukkan keseriusan mereka. Ok deh itu sebenernya jawaban ambigu. Bisa berarti iya, tidak, setengah iya atau setengah tidak. Nah jika ada yang menjawab dengan kata ini sebaiknya kalian perdalam lagi kepada mereka apa maksudnya kata “oke deh” dari mereka.
  • Siap. Kata siap sini seolah menunjukkan komitmen seseorang untuk memenuhi janji. Namun di banyak kesempatan kata “siap” ini hanya sekedar jawaban “cari aman” dan asal jeplak saja untuk mengakhiri pembicaraan.
  • Insya allah. Nah ini kata yang sebenranya harus diwaspadai di masyarakat Indonesia. Kata insya allah yang berarti berjanji bertransformasi maknanya menjadi sekedar kata yang artinya kurang lebih mungkin. Mungkin iya mungkin tidak. Mungkin bisa mungkin tidak.
  • Nanti/ ntar. Nah kata ini emang kebih gawat lagi. Jika kalian janjian menanyakan kepastian tentang waktu dan dijawab dengan kata nanti/ ntar, lebih baik anda batalkan saja janjiannya. Ntar itu bisa ntar lusa, ntar bulan depan atau ntar kalo ngga lupa
  • OK, Insya allah, ntar, besok. Nah ini kata campuran kata yang lebih bahaya lagi. Biasanya orangnya plin-plan. Ketika kita menanyakan kepastian wakti dan dijawab dengan OK, Insya allah, ntar, besok. Sebaiknya kalian mem black list  kawan tersebut sebagai kawan yang sulit menepati kata-katanya sendiri

Nah itulah kata-kata yang kerap kami dengar ketika berjanji dengan seseorang namun tak pernah mereka tepati. Memang tulisan ini bukan untuk digeneralisir, lagipula semua kembali kepada tiap individu. Akhir kata, meskipun kami yang menulis ini, namun kami pun sadar bahwa kami kerap menjadi makhluk pembual. Namun semoga aja kami tak mengulanginya lagi. Ya insya allah.

Iklan

2 comments on “Kata yang Patut Diwaspadasi Saat Janjian dengan Seseorang

  1. Setuju mas! Insya Allah itu seharusnya condong ke arah kita menepati janji, tp menunjukan ada hal2 diluar batas kemampuan kita semisal sakit atau ada urusan mendadak yang sangat tdk bisa ditinggalkan.
    Seperti orang Jepang, selalu menepati janjinya, kl ada halangan juga pasti bilang dulu 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s