Penyesalan Seorang Blogger

Setelah berbulan-bulan tidak ngeblog, kami seperti merasa bersalah. Membiarkan perguruan ini terbengkalai :D. Seperti banyak dikatakan oleh para blogger terkemuka bahwa seorang blogger berdosa besar jika membiarkan laman blognya berdebu tanpa update apapun setelah sekian lama. Tapi sebenarnya kami sih ga merasa demikian, soalnya entah kenapa kami merasa bukan sebagai blogger apalagi sebagai blogger yang disiplin dan rutin memposting materi.

 Atas dasar kejadian di atas, maka di satu kesempatan ada wartawan dari dunia antah berantah yang mewawancarai kami tentang apa yang sebenarnya terjadi (haha ga nyambung). Berikut ini wawancara yang dilaksanakan di negeri kahyangan

W=wartawan

K= Kami

W: Apa kabar Mas?

K: Baik, Eh jangan panggil Mas ya…yang lebih elegan gitu….

W: baiklah, bagaimana dengan Bung?

K: Ok. “Bung” terdengar keren, walau terdengar sepeti komentator sepakbola yang lebay si ANTV

W: Jadi mengapa Bung tidak mengupdate blog?

K: mhh itu pertanyaan yang sulit, kami memutuskan untuk tidak mengunggah materi apapun karena kami berpikir kami memiliki fokus dan prioritas lain yang harus diselesaikan. Dan ngeblog akan memecah fokus kami

W: Jadi itukah alsakan Bung tidak ngeblog?

K:Iya, dan kami sadar, ternyata kami keliru. Ternyata bukan itu masalahnya. Faktanya kami justru lebih sering memposting saat kami sibuk.

W: Jadi apakah berarti “Bung” juga tidak mengerjakan kesibukan lain yang dianggap sebagai prioritas?

K: ya, kami pun tak fokus mengerjakan apa yang kami prioritaskan dan dengan mengorbankan blog juga tak ada manfaatnya

W: jadi apa hikmah yang anda ambil?

K: bagi kami ternyata aktivitas nge blog itu sangat menyenangkan dan dapat berjalan beriringan dengan aktivitas lainnya. Toh isi blog kami bukan tulisan ilmiah

W: Wah syukur akhirnya bung tersadar. Apakah Bung punya hal-hal yang ingin disamapaikan kepada pembaca setia blog anda (emang ada ya yg baca :hummer)?

K: (MUka Pede) Ya, kepada pembaca setia, pertama-tama kami mengucapkan maaf. Selanjutnya kami akan kembali ke jalan yang benar dengan memposting materi-materi khas Perguruan Menulis

W: jadi materi apa yang akan anda post selanjutnya?

K: Ya liat saja postingan setelah postingan ini

W: Ok kalo begitu terima kasih Bung atas waktunya

K: Baik sama2, terima kasih juga anda telah mewawancarai kami. Baru pertama ada orang waras yang mau mewawancarai kami. Terima kasih banyak (:mewek)

***

PS: jujur kami merasa canggung ketika melihat untuk pertama kali dashboard wordpress kami setelah sekian lama