Review Film: My Sex Robot

Masalah seks ternya tak hanya masalah bersetubuh dan berkembangbiak. Seks melibatkan banyak aspek psikologis dan sosial. Diluar itu seks juga berada dalam industri besar yang menghasilkan miliaran dolar per tahunnya. Dalam di film dokumenter berjudul My Sex Robot, diceritakan bagaimana upaya dari beberapa orang yang mencoba memanfaatkan sex robot untuk dijual. Mereka melihat kemungkinan banyaknya (terutama) lelaki yang berpotensi membeli robot mereka yang disebabkan oleh banyak hal.

Melalui pengaruh media (terutama internet) kini banyak fantasi seks pria yang mengawang di udara. Mulai dari slavery sex, chat sex, phone sex, juga fetisisme. Mereka memuja tubuh-tubuh, figure, boneka, dan bagian tubuh tertentu. Dam didalamnya termasuk juga sex robot dimana para pria menggunakan robot untuk melampiaskan emosinya.

Menurut ahli psikologi penggunaan robot untuk pelampiasan birahi ini dikarenakan pria ingin wanita yang patuh dan rela melakukan apa saja untuk pria ketika mereka berhubungan seks. Selain itu sex robot ini juga merupakan jalan bagi seseorang yang ingin membina hubungan romantis dengan sedikit resiko patah hati. Hal ini biasanya diakibatkan oleh trauma mendalam.

Menurut ahli seks, hubungan antara manusia dan robot ini tidak sehat karena pada dasarnya hubungan romantis antara pria dan perempuan membutuhkan hubugan timba balik. Selain itu juga hubungan ini merupakana hubungan dimana kedua pihak mampu saling belajar, menghargai, dan mengkoreksi. Dan hal ini tak terdapat pada figur robot.

Terlepas dari berbagai kontroversi, sex robot merupakan medium baru dalam melampiaskan birahi. Hal ini dipicu oleh perkembangan media massa, potensi trauma di masa lalu, masalah keluarga, hingga ide-ide gila dari penggila seks yang selalu melakukan eksperimen dalam “bercinta”.

Namun jujur saja bagi kami film sepanjang kurang lebih 45 menit ini sedikit membosankan. Tak hal-hal baru,menarik dan mengagetkan seperti yang biasanya disajikan dalam film dokumenter. Namun jika kalian penasaran silakan saja coba tonton.

 ***